thumbnail

Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu melakukan Soft Launching Gerai Pelayanan Publik (GPP) dan Sarana Anjungan Kemudahan Perizinan (SAKEDAP) yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding) antara Konsil Kedokteran Indonesia dengan Pemerintah Kota Bandung, Kamis (09/09/21).

GPP merupakan pusat layanan terpadu satu pintu bagi masyarakat Kota Bandung yang memudahkan masyarakat untuk mengurus kebutuhan administratif di satu tempat. Pendirian Gerai Pelayanan Publik (GPP) adalah wujud komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam mengimplementasikan pusat layanan terpadu yang cepat, mudah dan dekat dengan masyarakat.

GPP yang berlokasi di Kompleks Ruko Beryl Commercial, Jalan Boulevard Selatan Summarecon Bandung dalam melakukan pelayanan didukung dengan penggunaan teknologi informasi yang mumpuni serta mengedepankan pelayanan yang humanis dengan adanya fasilitas yang nyaman, ramah bagi kaum difabel, ramah untuk ibu dan anak dengan disiapkannya ruang laktasi dan ruang bermain anak serta fasilitas terbaik lainnya sehingga dapat memuaskan masyarakat dalam melakukan pengurusan administrasi yang dibutuhkan.

Selain soft launching GPP pada hari ini, Pemerintah Kota Bandung juga melakukan soft launching Sarana Anjungan Kemudahan Perizinan (SAKEDAP). Sarana Anjungan Kemudahan Perizinan (SAKEDAP) merupakan inovasi DPMPTSP Kota Bandung dalam meningkatkan kualitas dan kemudahan pelayanan guna mendorong iklim usaha/investasi khususnya bagi pelaku usaha mikro orang perseorangan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan datang ke lokasi guna melakukan pengurusan perizinan bagi pelaku usaha mikro orang perseorangan dengan hasil masyarakat memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB). Keunggulan pelayanan Sarana Anjungan Kemudahan Perizinan (SAKEDAP) adalah dalam melayani, masyarakat tidak perlu untuk turun dari kendaraan dan Nomor Induk Berusaha (NIB) terbit dalam jangka waktu maksimal 15 (lima belas) menit.

Pemerintah Kota Bandung, pada hari ini juga melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding) dengan Konsil Kedokteran Indonesia. Penandatanganan ini merupakan bentuk sinergitas antara Pemerintah Kota Bandung dan Konsil Kedokteran Indonesia dalam pelayanan bagi masyarakat di bidang kesehatan khususnya terkait Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktek (SIP) dokter dan dokter gigi. Melalui penandatanganan ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kerjasama dalam pemanfaatan data Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktek (SIP) dokter dan dokter gigi sehingga masyarakat Kota Bandung dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang maksimal dan bermutu yang bermanfaat untuk terciptanya masyarakat Kota Bandung yang sehat.

build
build
build